10 Negara Pernah Pindah Ibu Kota

10 negara pernah pindah ibu kota. Sebagian dari kamu mungkin mengetahui berita yang sedang terjadi baru-baru di Indonesia, pemindahan ibu kota Negara. Yup! Presiden Jokowi sudah mulai membahas akan memindahkan ibu kota Indonesia tidak lagi di DKI Jakarta. Namun untuk realisasi dan juga ke mana pastinya pemindahan tersebut, kita masih sama-sama perlu menunggu.

Ternyata, sudah ada beberapa Negara yang lebih dahulu memindahkan ibu kota negaranya loh. Berikut beberapa Negara yang memiliki sejarah dalam pemindahan ibu kota karena berbagai macam alasannya:

1. Australia: Melbourne ke Canberra

Tahun 1927, Australia secara resmi memindahkan Ibu kotanya dari Melbourne ke Canberra. Pemindahan ini adalah hasil dari sayembara internasional pada tahun 1911 ketika Australia ingin menetapkan Ibu kota yang baru. Pemindahan Ibu kota Australia ke Canberra pada saat itu dianggap memenuhi syarat, karena memiliki taman kota dan danau besar di pusat kota.

2. Inggris: Winchester ke London

Ibu kota Inggris pertama kali bukanlah London, melainkan kota Winchester. London diresmikan sebagai Ibu kota Inggris pada tahun 1066. Pemindahan Ibu kota ini sempat banyak menimbulkan perubahan sosial terhadap masyarakat.

Karena pada saat itu London memiliki jumlah populasi yang lumayan padat. Hal ini tidak berlangsung lama. Terbukti sampai saat ini London merupakan satu kota di Eropa yang paling pesat perkembangannya berdasarkan luas wilayah.

3. Rusia: Moscow ke St. Petersburg ke Moscow

Negara yang dipimpin oleh Presiden Vladimir Putin ini menjadi Negara yang sempat bolak-balik memindahkan ibu kota negara. Awalnya Moscow adalah ibu kota Kerajaan Rusia sejak abad ke-14 hingga tahun 1712. Lalu kebijakan pimpinan Rusia saat itu membuat Ibu Kota Rusia berpindah ke St.Petersburg karena dinilai memiliki akses lebih dekat ke Eropa. Lalu pada 1918, Ibu Kota Rusia kembali dipindahkan ke Moscow.

4. Brazil: Rio de Janeiro ke Brasilia

Pada 21 April 1960, pemerintah Brazil meresmikan sebuah kota baru yang dinamakan Brasilia untuk menjadi pusat pemerintahan menggantikan Rio de Janeiro. Brasilia menjadi tempat institusi pemerintah federal termasuk kongres, presiden, dan Mahkamah Agung. Selain itu, Brasilia menjadi tempat untuk 124 kantor kedutaan besar negara-negara sahabat Brazil. Brasilia saat ini juga menjadi kota terpadat keempat di Brazil dan sudah ditetapkan menjadi situs warisan dunia UNESCO karena arsitekturnya unik.

5. Nigeria: Lagos ke Abuja

Awalnya Nigeria menentukan ibu kotanya di Lagos. Namun untuk menghindari kepadatan penduduk, maka pusat pemerintahan pun dipindah ke Abuja pada tahun 1991.

6. Pakistan: Karachi ke Islamabad

Butuh waktu dua tahun untuk membangun Ibu Kota baru bagi Pakistan. Tahun 1959 Pakistan memutuskan untuk memindahkan Ibu Kota dari Karachi ke Islamabad. Pembangunan Ibu Kota baru ini selesai tahun 1961.

7. Myanmar: Yangon ke Naypyidaw

Kota yang terletak 320 kilometer sebelah utara Yangon ini resmi menjadi ibu kota administratif Myanmar pada 6 November 2005. Nama Naypyidaw secara resmi diumumkan pada 27 Maret 2006, tepat di hari ulang tahun angkatan bersenjata Myanmar. Sejak pengumuman itulah pemerintah Myanmar secara resmi memindahkan ibu kotanya ke Naypyidaw. Harian the Guardian menyebut kota ini sebagai proyek mercusuar pemimpin junta militer Than Shwe. Letak Naypyidaw relatif berada di tengah-tengah Myanmar sehingga menjangkau wilayah lain.

8. India: Delhi ke New Delhi

Satu contoh sukses pemindahan Ibu kota negara adalah India. Awalnya Ibu kota negaranya berada di Delhi. Namun pada tahun 1911 secara resmi pindah ke New Delhi. Keberhasilan ini karena atas persiapan pemerintah yang matang untuk pemindahan ibu kotanya ke New Delhi. Letak geografis antara ibu kota lama dengan yang baru tak terlalu jauh. Ini juga menjadi faktor pendukung.

9. Kazakhstan: Almaty ke Astana

Saat Presiden SBY berkunjung ke Kazakhstan pada 2013, negara itu terbilang baru memindahkan ibu kotanya. Pada 1997, pemerintah Kazakhstan sepakat memindahkan ibu kota dari Almaty ke Astana. Alasannya, Almaty merupakan pusat bisnis dan kota dengan populasi terbesar di negara itu.

10. Jepang: Kyoto ke Tokyo

Membiacarakan perpindahan ibu kota Jepang dari Kyoto ke Tokyo perlu merunut sejarah panjang Negeri Sakura itu. Namun alasan perpindahan karena over load population dan juga alasan pemerataan ekonomi.

Tokyo yang kini menyandang predikat 3 kota terbesar dan berpengaruh di dunia ini, mulanya hanya sebuah desa terpencil bernama Edo. Pada tahun 1457, Ota Dōkan membangun Istana Edo abad ke-18, Edo menjadi kota terbesar di Jepang setelah menjadi pusat administrasi tentara.

Edo secara de facto dipilih sebagai ibu kota Jepang seiring dengan dibangunnya Kota Tokyo. Perkembangan ekonomi Tokyo menggeliat cepat sehingga menjadikannya sebagai pusat bisnis dan budaya. Sementara Kyoto kini menjadi ibu kota kerajaan. Keluarga besar kaisar Jepang sepenuhnya ada di Kyoto.