Bahaya Gula Bagi Tubuh

Bahaya gula bagi tubuh. Kamu boleh-boleh saja menyukai makanan dan minuman yang manis-manis, namun mulai sekarang kamu harus lebih berhati-hati khususnya ketika memilih gula sebagai pilihan bahannya.

Sebuah penelitiaan di University of California menyebutkan adanya tingkat perubahan yang drastis setelah para responden dikurangi mengkonsumsi gula. Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) pun telah merekomendasikan pengurangan jumlah asupan gula kurang dari 10 persen dari asupan energi harian –atau bahkan lebih baik jika kurang dari 5 persen.

Gula yang berlebihan membuatmu merasa selalu ingin makan. Hal ini karena  kelebihan fruktosa pada tubuh juga dapat mengacaukan sistem metabolisme tubuh dengan mematikan sistem pengendali nafsu makan. Kondisi itu memicu kegagalan tubuh dalam merangsang produksi hormon insulin, meningkatkan produksi hormon ghrelin yang berperan dalam menimbulkan rasa lapar, namun menurunkan produksi hormon leptin yang berperan dalam menimbulkan rasa kenyang.

Hal ini dibuktikan pada studi yang menunjukkan bahwa konsumsi berlebihan gula langsung/fruktosa dapat meningkatkan produksi ghrelin, dan mengurangi sensitivitas tubuh pada hormon insulin. Hal tersebutlah yang membuatmu selalu lapar meskipun telah makan banyak.

Kalau kamu sering mendengar bahwa garam dapat mengingkatkan tekanan darah tinggi ternyata sama halnya dengan mengkonsumsi gula. Banyak orang yang menganggap kegemukan yang terjadi akibat mengkonsumsi gula adalah hal yang wajar namun apabila dibiarkan konsumsi gula berlebih dapat mengancam kesehatan seseorang dari waktu-kewaktu dan akibat fatalnya ialah kematian.

Dampak lain dari konsumsi gula berlebihan ialah:

 1. Karies gigi

Karies gigi terjadi ketika bakteri yang hidup di mulut mencerna sisa karbohidrat dari makanan yang kamu konsumsi, entah itu merupakan sisa dari gula pada donat yang dikonsumsi atau lainnya. Bakteri tersebut akan membusuk dan memproduksi asam yang dapat menghancurkan enamel/dentin gigi.

 2. Kerusakan hati

Gula yang masuk ke aliran darah dari saluran pencernaan akan dipecah menjadi glukosa dan fruktosa. Sayangnya, fruktosa tidak diproduksi oleh tubuh dalam jumlah yang signifikan -karena memang tidak terlalu dibutuhkan oleh tubuh. Sehingga, konsumsi gula berlebih dapat membuat tubuh kelebihan fruktosa yang dapat membebani hati dan menyebabkan perlemakkan hati. Hal tersebutlah yang dapat memicu terjadinya komplikasi kesehatan.

 3. Lemak pada perut

Semakin banyak gula yang kamu konsumsi, maka akan semakin meningkatkan risiko tertimbunnya lemak pada lingkar pinggang dan perutmu. Hal tersebut juga dapat meningkatkan risiko terjadinya obesitas.

4. Kanker

Bagi orang-orang yang menderita kanker, mengkonsumsi gula dengan jumlah yang tinggi akan membuat kesempatan bertahan hidup semakin relatif rendah, apalagi kanker payudara dan kanker usus besar.

Untuk menghindari penyakit yang disebabkan konsumsi gula, kamu bisa mengganti gula dengan madu alami yang memiliki kandungan gizi dan vitamin yang lebih tinggi.

Batas asupan gula bagi orang dewasa yang disarankan adalah 50 gram atau setara dengan dua belas sendok teh gula per orang per hari. Sedangkan American Heart Association (AHA) merekomendasikan anak usia 2 sampai 18 tahun untuk tidak mengonsumsi lebih dari enam sendok teh gula dalam menu makanannya sehari-hari. Rekomendasi tersebut tidak mencakup gula yang kamu gunakan secara alami pada susu, buah atau sayuran.

Ingin tetap memakan makanan manis tanpa mengkonsumsi gula? Tentu bisa! Kamu bisa mengganti gula putih atu gula pasir dengan gula merah, karena gula merah memiliki kalori yang lebih rendah dibandingkan gula pasir. Atau bisa juga menggunakan gula batu.

Buat kamu yang terbiasa minum minuman seperti frappe, milkshake, dan semacamnya di resto atau kafe, kamu mungkin perlu mengurangi kebiasaan itu dengan cara belajar untuk membuat minuman tersebut sendiri.  Dengan takaran gula yang kamu sesuaikan, hal ini akan menjaga konsumsi gula di tubuhmu agar tidak berlebihan. Atau kalau kamu membeli minuman kemasan, ada baiknya baca terlebih dahulu informasi nilai gizi, mengenai kandungan gula di dalam minuman tersebut.

Di samping menjaga pola makan, hal yang diperlukan dan akan sangat berguna untuk kesehatanmu tidak lain ialah dengan selalu rajin melakukan olahraga yang membakar kalori  super banyak dan gerak tubuh untuk membakar kalori yang berasal dari gula, agar kandungan gula terbakar, dan tidak menumpuk di dalam tubuh menjadi lemak.