Benda-benda ini Lebih Kotor dari Toilet

Benda-benda ini lebih kotor dari toilet. Kebersihan itu akan menghindarkan kamu dari penyakit. Anggapan ini memang benar. Oleh karena itu kamuharus selalu waspada dengan tempat-tempat atau benda-benda kotor. Apa yang ada di benakmu ketika berbicara tentang tempat atau benda kotor? Mungkin slah satu yang terlintas di pikiranmu ialah toilet. Yup! Toilet adalah sarang kuman, kotoran, penyakit, karena aktifitas yang kita lakukan di sana hanyalah membuang kotoran. Namun, siapa sangka jika justru ada benda-benda lain yang kotor melebihi toilet dan itu ada di dekatmu setiap hari. Berikut adalah benda-benda yang dekat dengan keseharianmu:

1. Keyboard

Baik komputer maupun laptop, semua yang terkait dengan pemakaian keyboard ini sangat banyak akan kuman di dalamnya.

 

Keyboard merupakan benda yang mudah terkontaminasi oleh kuman. Mungkin kamu lupa mencuci tangan setelah ke toilet? Atau bahkan kamu makan sambil mengetik? Kuman-kuman yang ada di tanganmu itu berpindah ke keyboard dan berkembang biak di sana. Selanjutnya, kuman akan berpindah ke tanganmu lagi saat kamu sibuk mengetik. Faktanya, keyboard bisa mengandung lima kali lebih banyak bakteri dibanding dengan toiletmu.

Sebuah penelitian menyatakan bahwa 1 dari 50 keyboard mengandung bakteri MRSA (Methicillin-Resistant Staphylococcus Aureus), yaitu bakteri Staphylococcus ‘pemakan daging’ yang tidak mempan diberi antibiotik dan bisa menginfeksi organ-organ dalam manusia. Di Amerika, kematian akibat bakteri MRSA ini melebihi jumlah kematian akibat AIDS. Untuk mengurangi risikonya, kamu bisa memakai penutup keyboard yang bisa mencegah makanan jatuh ke sana dan bisa dicuci setiap harinya.

2. Ponsel

Benda kecil ini seringkali melekat di tanganmu dalam periode waktu yang sulit dihitung tiap harinya, mulai dari bangun tidur hingga tidur lagi dipegang oleh tanganmu. Nah ini menjadi tempat berkumpulnya berbagai bakteri.

Ponsel sudah menjadi benda primer dalam kehidupan sehari-hari kita semua. Karena sudah terbiasanya menggunakan ponsel, bahkan tidak sedikit yang membawa ponsel ke toilet loh. Nah, karena dibawa ke mana-mana dan dipegang setiap saat, ponsel menjadi sarang kuman. Kamu mungkin lupa apa yang kamu pegang sebelum men-scroll layar smartphone-mu. Memang sih, cara membersihkan ponsel ini tidaklah sulit, Kamu hanya perlu menggunakan cairan pembersih. Tapi seberapa sering kamu melakukannya? Di Jepang, karena mereka menyadari bahwa ponsel bisa lebih kotor dibandingkan toilet, selain ada tisu toilet mereka juga menyediakan tisu ponsel loh.

3. Uang

Banyak dari kamu pasti menyadari bahwa uang adalah benda penting yang kotor. Apalagi uang digunakan sebagai alat tukar yang tentunya berpindah dari satu tangan ke tangan lain. Kamu pasti membayangkan berapa banyak orang yang telah memegangnya. Bisa saja kan mereka habis dari WC, lupa cuci tangan, dan langsung pegang uang yang sekarang kamu pegang. Tapi kalau tahu hasil penelitian New York University, mungkin kamu jadi pengen pakai sarung tangan sebelum pegang uang.

Para peneliti menemukan bakteri penyebab infeksi saluran pencernaan, jerawat, pneumonia, keracunan makanan, dan MRSA di dalam selembar uang. Jadi kalau kamu mau sehat, jangan lupa untuk cuci tangan setelah pegang-pegang uang. Ingat lho meski uang yang kamu pegang hanya 1000, tapi bisa menghabiskan ratusan ribu kalau kamu sakit nanti.

4. Sikat gigi

Kalau kamu berpikir dengan penggunaan helm sikat gigi akan melindungi sikat gigimu dari kuman dan penyakit, kamu salah besar. Karena meskipun begitu, ribuan bakteri berkembang di sana setiap harinya.

Sikat gigi bisa mengandung 10 juta bakteri termasuk E.coli dan Staph. Pertama-tama, sikat gigi menyimpan ribuan bakteri yang berasal dari mulutmu sendiri. Menurut seorang ahli gigi di San Fransisco bernama Ann Well, gigi yang tidak disikat seharian sama kotornya dengan lantai toilet. Sebenarnya meletakkan sikat gigi di toilet pun kurnag dianjurkan. Kenapa? Karena seperti yang diketahui kalau banyak kuman dan kotoran di toilet. Belum lagi saat kamu menyiram WC, ada uap dan cipratan air yang menyebar ke mana-mana meski tak kelihatan dan berpotensi melekat di sikat gigimu.

Kamu yang berpikir masih bisa berbagi sikat gigi, harus menghentikan hal itu sekarang. Karena sikat gigi adalah benda yang langsung bersentuhan dengan badanmu, masuk ke mulut, kamu perlu menjaga sikat gigimu dengan baik. Usahakan mengganti sikat gigi setiap 3 atau 4 bulan sekali, jangan sharing pasta gigi, gunakan mouthwash setelah sikat gigi, dan usahakan seminggu sekali merendam sikat gigi dalam cairan mouthwash yang mengandung anti-bakteria.

5. Handuk

Pernah terpikirkan ga sama kamu kalau benda yang fungsinya untuk membersihkan anggota tubuhmu ini justru sarang kuman juga? Setelah mencuci tangan biasanya kamu tentu akan mebersihkannya dengan handuk. Padahal setelahnya, tangan yang sudah dicuci itu justru kembali terkontaminasi oleh kuman dari handuk yang kamu gunakan. Kain yang basah dan lembab adalah sarang favorit bagi kuman dan bakteri untuk berkembang biak. Ditambah lagi, belum tentu kamu sudah mencuci tanganmu dengan baik sebelum mengelapnya dengan handuk. Hal yang sama juga berlaku untuk handuk mandi. Idealnya handuk harus dicuci setiap 2 hari sekali.

6. Kunci rumah / kendaraan

Siapa sangka kalau ternyata barang kecil ini bisa jadi barang ideal perpindahan kuman. Kunci kendaraan adalah benda yang sama sehari-harinya dengan ponsel, selalu kamu gunakan dan kamu pegang. Seringnya kita tak merasa perlu cuci tangan dulu sebelum makan setelah pegang-pegang kunci kendaraan. Padahal sepanjang perjalanan, terutama motor, tentu banyak kuman dan bakteri yang menempel. Ditambah lagi, tanganmu juga belum tentu bersih saat memegangnya. Ingat juga kebiasaanmu memakai kunci sebagai alat multi guna khususnya dalam urusan mengorek-ngorek sesuatu (misalnya: kuku cari yang menghitam). Kuman berpindah, dan karena jarang dibersihkan, bakteri pun berkembang biak di sana.

Penting untuk menyadari bahwa banyak barang-barang yang sehari-harinya kita pakai ternyata berpotensi jadi sumber penyakit. Memang di dunia ini tidak ada yang bebas dari bakteri, termasuk mulut dan tangan kita sendiri. Meskipun tidak semua bakteri bisa membahayakan, tapi tidak ada salahnya dong untuk menjaga kebersihan ya untuk diri sendiri.