CancerSeek, untuk Masa Depan yang Lebih Baik

CancerSeek, untuk Masa Depan yang Lebih Baik. Kanker merupakan salah satu penyakit mematikan yang paling sering merenggut nyawa banyak orang di seluruh dunia. Pada tahun 2012 saja misalnya, total ada 14 juta kasus tentang kanker. WHO memprediksi jumlah kasus akan terus meningkat hingga dua dekade selanjutnya.

Kanker sendiri merupakan istilah umum yang digunakan di dunia kedokteran dan menjadi payung dari berbagai penyakit yang dapat menyerang bagian tubuh manapun. Beberapa di antaranya adalah kanker paru-paru, kanker payudara, kanker mulut, kanker kulit dll. Kanker paru-paru menjadi kanker yang paling mematikan. Penyebab kanker pun beragam dan yang mungkin sering didengar adalah rokok.

Mengetahui adanya sel kanker dalam tubuh kita di usia dini sangat membantu dalam mengurangi tingkat mortalitas yang diakibatkan oleh kanker. Biasanya pada kasus kanker tertentu, terdapat tanda-tanda bahwa ada sel kanker dalam tubuh kita, seperti tonjolan-tonjolan yang tidak wajar, atau bisa juga dengan melakukan tes. Namun, kanker biasanya bisa didagnosis setelah selnya berkembang pesat dan tentu saja hal ini bisa dibilang terlambat.

Nah, beberapa waktu yang lalu, beberapa peneliti dalam sebuah studi berhasil menemukan cara baru untuk mendeteksi dini sel kanker. Cara tersebut adalah dengan tes darah yang disebut CancerSeek. Tes darah ini diberitakan mampu mendeteksi delapan jenis kanker umum, yaitu kanker ovarium, hati, pankreas, kerongkongan, usus, paru-paru, dan payudara.

CancerSeek sudah melakukan pengujian terhadap 1,005 pasien yang sebelumnya didiagnosis mengidap kanker dilihat dari gejala-gejala, dan CancerSeek memiliki persentase keakuratan di angka 70%. Dalam 83% kasus, CancerSeek bahkan bisa mendeteksi sumber dari sel kanker.

Meski masih perlu dikembangkan lagi, CancerSeek memiliki potensi dan menjadi harapan bagi semua orang agar dapat mendeteksi penyakit kanker secepat mungkin. Untuk biaya tes, CancerSeek akan memakan biaya sebesar 500 dolar atau sekitar 6,6 juta rupiah.