Hadirnya Kereta Bandara di Ibu Kota Indonesia

Hadirnya Kereta Bandara di Ibu Kota Indonesia. Macet mungkin menjadi salah satu fenomena besar yang ada di Jakarta. Kondisi jalan dan waktu yang tidak bisa diprediksi dapat menjadi faktor penghambat orang yang melakukan mobilisasi di Jakarta, salah satunya dari atau menuju Bandara Soekarno Hatta. Namun, belum lama ini masyarakat di Jakarta dan sekitarnya tentu berbahagia mendengar adanya transportasi lain yang dapat membantu perjalanan agar lebih efisien dan terhindar macet, yakni dengan adanya kereta Bandara.

Indonesia kini resmi memiliki Kereta (KA) Bandara kedua. Setelah sebelumnya KA Bandara Kualanamu Medan beroperasi di tahun 2013, kini giliran KA Bandara Soekarno-Hatta. Presiden Joko Widodo berharap masyarakat mau berpindah ke transportasi umum sehingga mengurai kemacetan di Jakarta.

Kereta Bandara Soekarno-Hatta pertama kali diresmikan oleh Presiden Joko Widodo pada awal Januari lalu, meskipun sebelumnya sudah sempat dilakukan uji coba. Karena memiliki jalur khusus, waktu tempuh kereta bandara ini hanya 40 – 55 menit. Kita bisa terhindar dari macet dan perjalanan jadi lebih nyaman.

Kereta Bandara Soekarno Hatta ini memiliki enam kereta dalam satu rangkaian yang dapat mengangkut 272 penumpang. Kereta ini berangkat setiap 30 menit sekali. Di mana akan ada 42 perjalanan kereta bandara selama uji coba. Sebanyak 21 perjalanan dari Stasiun Sudirman Baru (BNI City) ke Stasiun Bandara Soekarno Hatta dan 21 perjalanan dari Stasiun Bandara Soekarno Hatta ke Stasiun Sudirman Baru.

Kereta bandara pertama berangkat dari Stasiun Sudirman Baru pukul 03.40 WIB. Kereta bandara pertama berangkat dari Stasiun Bandara Soekarno Hatta pukul 06.10 WIB. Sementara perjalanan terakhir kereta bandara dari Stasiun Sudirman Baru berangkat pukul 21.40 WIB dan kereta terakhir dari Stasiun Bandara Soekarno Hatta pukul 23.10 WIB.

Hingga saat ini, baru tiga stasiun yang beroperasi untuk kereta Bandara Soekarno-Hatta: Stasiun Manggarai – Sudirman Baru – Duri – Batu Ceper – Bandara Soekarno Hatta.

Banyak yang mungkin mempertanyakan berapa harga tiket kereta bandara dan di mana tempat untuk membeli tiketnya? Pembelian tiket ada dua cara yakni, bisa membeli di stasiun dan melalui aplikasi. Kedua cara ini berlaku dengan sistem pembayaran cashless atau non-tunai.

Di stasiun, tiket bisa dibeli di vending machine yang hanya melayani transaksi non-tunai dengan debit atau kredit. Sementara, pembelian melalui aplikasi bisa dilakukan melalui aplikasi Railink di Google Play Store atau di Apple App Store. Penumpang bisa membeli tiket dengan membuka laman https://reservation.railink.co.id. Pembelian online melayani pembayaran via internet banking dan Doku Wallet.

Untuk harga sendiri, pada tahap awal uji coba operasional tanggal 26 Desember 2017 sampai dengan 1 Januari 2018 diberlakukan tarif promosi Rp 30.000. Sedangkan mulai tanggal 2 Januari 2018 rencana diterapkan tarif promosi Rp 70.000 per orang.

Namun faktanya selain Indonesia, negara-negara lain sudah terlebih dulu memiliki moda transportasi KA bandara. Berikut beberapa negara tersebut:

1. Singapura

Negara tetangga Indonesia yang kerap kali menjadi tempat destinasi berlibur masyarakat Indonesia ini menggunakan transportasi masal kereta bandara yang diakomodir oleh Mass Rapid Transportation (MRT) SMRT. Stasiun untuk MRT khusus bandara ini dibangun antara terminal dua dan tiga Bandara Internasional Changi. MRT SMRT ini menghubungkan pusat kota Singapura dengan Bandara Changi. Harga tiket MRT bervariasi tergantung jarak tempuh, dari beberapa sen hingga beberapa dollar Singapura.

2. Malaysia

Negara yang familiar dikunjungi masyarakat Indonesia selain Singapura ialah Malaysia. Di mana negara ini memiliki dua jenis KA Bandara yaitu KLIA Express dan KLIA Transit yang beroperasi sejak 2002. Keduanya mengantar wisatawan dari pusat kota Kuala Lumpur, ke Kuala Lumpur International Airport (KLIA) dengan jarak 57 kilometer.

Harga tiket kereta ini 35 ringgit atau sekitar Rp 113.000. Waktu tempuhnya mencapai 27-30 menit.

3. Thailand

Di negara Gajah Putih ini, ada dua kereta yang menuju ke bandara yang telah beroperasi sejak 2010. Pertama, menuju Bandara Don Muang dan Suvarnabhumi. Kereta tersebut menempuh jarak dari pusat kota Bangkok ke Suvarnabhumi sekitar 28 kilometer. Dengan harga tiket 150 baht atau sekitar Rp 50 ribu, waktu tempuh mencapai 30 menit.

4. Inggris

Di Inggris, bandara yang menggunakan moda transportasi kereta hanya ada di Bandara Heathrow, London. Bandara tersebut memiliki dua terminal kereta. Wisatawan bisa menggunakan tiga jenis KA bandara yaitu Heathrow Express, Heathrow Connect, dan Tube/Underground.

Kereta api The Heathrow Express berangkat ke Stasiun Paddington setiap 15 menit, membutuhkan waktu sekitar 15 hingga 20 menit dengan biaya sekitar GBP 16.50 untuk satu kali perjalanan. Kereta ini berangkat dari Stasiun Pusat Heathrow (Terminal 2 dan 3) serta Terminal 5.

Jadi, bagaimana menurutmu dengan Indonesia yang memiliki fasilitas semakin maju yang tidak kalah dari negara-negara maju lainnya? Apakah harga Rp 70.000 untuk tiket kereta bandara dirasa sudah cukup atau perlu dinaikkan lagi menjadi Rp 100.000 sekali jalan?

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *