Hati-hati dengan Wi-Fi Gratis!

Hati-hati dengan WiFi Gratis! Siapa sih jaman sekarang yang ga kenal sama WiFi? Khususnya generasi milennial (sebutan untuk anak-anak yang lahir pada rentang waktu 1980-2000 an yang melek teknologi). WiFi merupakan teknologi yang memanfaatkan peralatan elektronik untuk bertukar data secara nirkabel (menggunakan gelombang radio) melalui sebuah jaringan komputer, termasuk koneksi Internet berkecepatan tinggi. Internet yang biasa digunakan oleh masyarakat saat ini tentu membutuhkan kuota yang harus dibeli, sedangkan WiFi lebih banyak menawarkan gratisan untuk umum. Konsep “kalau ada yang gratis kenapa harus beli” ini menjadi salah satu faktor yang sebenernya harus diwaspadai.

Koneksi WiFi gratisan juga menjadi daya tarik bagi peretas komputer (hacker). Dari yang sekadar ingin membobol sistem komputer kita, sampai yang berniat jahat membobol akun bank atau kartu kredit. Keamanan menjadi resiko yang paling sering diabaikan dari pengguna WiFi gratisan yang tidak memerlukan password. Padahal, itu adalah peluang besar bagi peretas untuk mengakses perangkat lain yang sama-sama memakai jaringan itu.

WiFi gratisan juga bisa dipakai pembuat virus untuk menyebarkan program jahat (Malware) atau sebut saja virus komputer. Jangan kira virus-virus sekarang hanya dibuat untuk melumpuhkan komputer. Penjahat cyber memakai virus untuk menjadikan komputer kita seperti zombie. Komputer kita bisa dipantau dari jarak jauh, sehingga informasi apapun yang kita simpan di komputer bisa diaksesnya. Namun kamu bisa memproteksi diri dengan cara:

Proteksi diri dengan menggunakan beberapa hal ini:

Pakai VPN

Dengan VPN atau virtual private network, informasi penting yang dikirimkan ke Internet akan dienkripsi atau ‘dikunci’. Peretas biasanya lebih cenderung memilih korban yang mudah.

Aktifkan koneksi SSL

Aktifkan “Always use HTTPS” pada situs-situs yang meminta kalian memasuki data pribadi. Terutama pada situs yang sering kalian gunakan. Apabila kalian memasuki data pribadi seperti contohnya untuk bank ataupun data rahasia lainnya tanpa HTTPS, maka datamu akan lebih mudah diakses oleh pembobol.

Nonaktifkan fitur Sharing

Aturlah di preferences ataupun control panel untuk mengaktifkan atau menonaktifkan fitur Sharing. Untuk pengguna Windows, kalian bisa menonaktifkan dengan memilih “Public” pada saat menyambungkan laptopmu dengan koneksi WiFi yang ada.

Matikan WiFi jika tidak dibutuhkan

Selama WiFi aktif, hardware akan tetap memancarkan data terhadap koneksi yang masih terjangkau di sekitarmu. Lebih baik fitur WiFi. Selain aman, ini juga akan menghemat baterai.

Menggunakan software

Cara lain adalah dengan menggunakan software untuk memproteksi perangkat di jaringan WiFi yang kurang aman. Software ini biasanya akan melakukan scanning pada setiap file baru yang diunduh.

Bertransaksi online

Di zaman yang serba mudah seperti saat ini ketika kamu bisa membeli berbagai macam hal mulai dari barang-barang yang akan digunakan hingga makanan yang perlu kamu konsumsi, akan sangat menggiurkan jika kamu pasti menggunakan transaksi online. Bukannya tidak mengizinkan kamu melakukan kemudahan akses, namun ada baiknya jika kamu melakukan transaksi online, jangan gunakan WiFi gratisan. Hal ini dikarenakan siapapun bisa saja melihat data-data pribadimu.

Meskipun kamu merasa kalau kamu bukanlah “siapa-siapa” yang tidak mungkin ada orang lain yang ingin mengambil keuntungan atas kamu, namun Kamu tidak tahu kapan hacker mungkin ingin mengambil data-data pribadimu. Data-data tersebut bisa digunakan untuk keperluan apapun. Jadi, guna menghindari hal-hal yang tidak diinginkan, mulai sekarang kamu harus waspada dalam menggunakan WiFi gratisan!