Mau Nganggur Tapi Digaji? Ke Finlandia Deh!

Mau Nganggur Tapi Digaji? Ke Finlandia Deh! Lulus sekolah, kuliah, memang butuh perjuangan. Tapi kamu tahu apa lagi perjuangan selanjutnya? Mencari kerja! Memiliki label pengangguran mungkin sangat mengganggu. Apalagi semakin lama menganggur, semakin banyak juga pasti pengeluaran yang kamu lakukan dalam proses pencarian kerja. Pernah terlintas ga kalau meskipun kamu pengangguran kamu tetap di gaji? Coba deh ke Finlandia!

Salah satu bagian dari negara Skandinavia dengan penduduk berjumlah 5,5 juta ini akan membuatmu tercengang dengan kemajuan peradaban dan tingkat kesejahteraan warga yang di atas rata-rata.  Buat kamu yang mungkin belum tahu, di Finlandia para pelajarnya hanya belajar selama 5 jam, tanpa PR dan ujian nasional, tapi pelajarnya pintar-pintar.

Kali ini Finlandia kembali membuat kebijakan yang dijamin bikin iri masyarakat seluruh dunia. Seperti yang dilansir dari NYTimes, Finlandia akan menjadi negara pertama di Eropa yang menggaji warganya yang penggangguran.  Alasannya, agar 8,1% warganya yang tidak memiliki mata pencaharian bisa hidup dengan layak.

Warga negara berusia 25 hingga 58 tahun di Finlandia akan mendapat gaji pokok bulanan sebesar 560 Euro atau 7,8 juta Rupiah, tanpa syarat apapun. Menariknya lagi, tak perlu dilaporkan gaji 7,8 juta Rupiah itu dipergunakan untuk apa saja. Tertarik pindah ke Finlandia? Jangan lupa kamu harus pikirkan mahalnya biaya hidup dimana sebenarnya angka 7,8 juta Rupiah itu jumlah yang relatif kecil. Pasalnya, biaya hidup di Finlandia 3 kali lipat lebih besar daripada Jakarta. Uang bulanan bagi para penganggur tentu sangat jauh di bawah rata-rata pendapatan warga Finlandia yang bekerja di sektor swasta, yaitu 3.500 euro atau sekitar Rp 49 juta per bulan.

Dibandingkan 20 tahun yang lalu, angka kemiskinan di Finlandia memang mengalami kenaikan. Jarak antara orang kaya dan orang miskin semakin membesar. Jumlah pengangguran pun meningkat. Pada November 2016, jumlah pengangguran tercatat sebesar 213.000 orang atau 8.1% dari keseluruhan penduduk. Itu adalah kondisi stagnan yang sama dari tahun sebelumnya. Kegagalan memperbaiki atau menurunkan jumlah pengangguran inilah yang jadi pendorong terobosan ekstrem untuk menggaji mereka yang tak punya mata pencaharian.

Program pemberian gaji kepada penganggur ini masih berupa percobaan selama dua tahun. Dimulai sejak 1 Januari 2017 kemarin, rencananya program ini akan diuji coba selama 2 tahun. Sebanyak 2000 pengangguran yang dipilih secara random akan diberi gaji pokok bulanan. Gaji pokok ini tidak akan dicabut bila yang bersangkutan kelak mempunyai pekerjaan. Menurut Olli Kangas, perwakilan dari Kela yaitu perusahaan yang bertanggung jawab atas jaminan sosial Finlandia, ide dasar dari program ini adalah untuk menghilangkan rasa ‘patah semangat’ di kalangan pengangguran.

Dengan begini, diharapkan para pengangguran akan terpacu untuk memiliki pendapatan tambahan dengan melakukan part-time job yang selama ini ditakuti karena gajinya kecil. Sebenarnya mungkin program ini bisa saja justru membuat orang semakin malas. Karena itu dua tahun rencana percobaan, pemerintah akan melihat seperti apa program ini berjalan.

Programnya bagus sih, cuma kira-kira memungkinkan ga yah untuk diterapkan di Indonesia yang penduduknya lebih dari 255 juta jiwa dan jumlah pengangguran di tahun 2016 mencapai 7.02 juta jiwa? Kalau memungkinkan, berapa yah kira-kira gaji pengangguran sebulan di Indonesia?