Menelan Permen Karet, Berbahaya?

Mengunyah permen karet harus diakui merupakan aktivitas yang mengasyikkan, terutama ketika kamu sedang menunggu teman atau pacar ketika janjian. Bahkan sampai permen karet sudah tak terasa lagi manisnya, mulut seakan otomatis terus mengunyah. Lalu, bagaimana bila permen tersebut tertelan? Kasus yang seharusnya familiar dialami oleh semua pecinta permen karet.

Kekenyalan dari permen karet yang seakan tidak pernah habis – yang menjadi alasan kenapa namanya berhubungan dengan karet – dikhawatirkan dapat mengganggu pencernaan bila tertelan. Bagaimana bila permen tersebut tidak dapat keluar dari tubuh, atau tersangkut di usus misalnya. Apakah memang menelan permen ini berbahaya?

Faktanya, permen karet memang tidak dapat dicerna oleh tubuh. Namun jangan takut, karena kebanyakan permen karet menggunakan Sorbitol sebagai pemanisnya. Bahan ini dapat bertindak sebagai pencahar atau laksatif, sehingga memaksa perut untuk membersihkan dirinya. Jadi, permen karet yang padat pasti akan terbuang bersama kotoran ketika buang air besar, dan kekhawatiran akan permen karet tertinggal di perut dapat kamu lupakan.