Minum Air Sebelum, Saat, atau Sesudah Makan?

Minum Air Sebelum, Saat, atau Sesudah Makan? Sering mendengar aturan kalau tidak boleh minum air di sela-sela sedang makan? Atau ada juga yang bilang minum air harus sebelum makan? Jadi, kapan waktunya kamu harus minum air sewaktu makan?

Anju Sood, dokter sekaligus nutrisionis asal Amerika Serikat mengatakan bahwa tubuh butuh waktu selama dua jam agar makanan dalam perut bisa benar-benar dicerna, dan minum air putih tepat sebelum makan bisa mempengaruhinya. Hal ini disebabkan karena proporsi cairan tertentu dalam sistem lambung kita. Selain mengganggu komponen cairan, mengonsumsi air sebelum makan akan membuat makanan masuk usus besar lebih cepat dari seharusnya. Makanya tidak disarankan minum air sebelum makan.

Seorang nutrisionis asal California, Amerika Serikat bernama Claire Martin menyarankan untuk minum segelas air putih 30 menit sebelum atau sesudah makan, untuk menghindari gejala tak nyaman pada perut. Hal tersebut karena minum air di saat makan bisa memperburuk gastroesophageal reflux disease (GERD) alias naiknya asam lambung. Hal ini bisa menyebabkan kembung, perut tak nyaman, dan gangguan pencernaan.

Asam hidroklorida yang ada dalam lambung berperan memecah makanan yang kita konsumsi. Air putih yang masuk ke dalam perut bersamaan dengan makanan bisa mengubah tingkat keasaman lambung dan memperlambat pencernaan.

Apabila waktu makan dilakukan bersamaan dengan minum air, zat dalam makanan akan terkonsentrasi dan lambung akan mengeluarkan tingkat keasaman yang cukup tinggi. Selain itu juga bisa menyebabkan tingginya kadar insulin meski tidak mengkonsumsi makanan tinggi gula. Insulin yang dilepaskan ke aliran darah akan semakin mungkin jika tubuh menyimpan lemak lebih banyak.

Dr Inge Permadhi, ahli gizi dari Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia (FKUI) juga menyatakan bahwa minum air idealnya dilakukan setiap jam. Dengan cara tersebut, tubuh tidak sempat kekurangan cairan terlebih dahulu sebelum digantikan cairan yang baru. Sementara pada waktu makan, menurut dia, air bisa saja diminum sebelum atau sesudah makan. “Intinya jangan membiarkan tubuh dehidrasi. Makan saat haus tentu tidak nyaman karena air liur kurang,”

Jadi, sejauh ini kesimpulannya waktu terbaik untuk meminum air sebelum makan dan dua jam setelah makan. Cara ini efektif dapat membantu penyerapan nutrisi makanan yang dikonsumsi. Kamu juga disarankan untuk memilih air mineral sebagai minuman yang kamu gunakan setelah makan. Karena air mineral tidak mengandung zat lain yang mengganggu penyerapan makanan tubuh dan juga tidak mengandung gula yang “membebani” asupan kalori tubuh. Konsumsi gula berlebihan juga dikaitkan dengan penyakit-penyakit deneratif seperti diabetes mellitus tipe 2.

Untuk menghindari kebiasaan buruk ini, sebaiknya tidak konsumsi makanan tinggi garam yang bisa meningkatkan rasa haus. Hindari juga makan terburu-buru agar tenggorokan tidak seret dan membutuhkan air untuk mendorong makanan ke lambung.

Sekarang sudah tahu kan kapan waktu yang baik meminum air ketika makan? Selamat dipraktekan yah 🙂