Perhatikan 15 Hal Ini Kalau Mau Jadi Agen CIA!

Perhatikan 15 Hal Ini Kalau Mau Jadi Agen CIA! Central Intelligence Agency (CIA) merupakan asosiasi agen mata-mata terkenal di dunia yang berada di Amerika Serikat (AS). Kalau berhasil masuk sini, tentu ada suatu kebanggaan dan prestige yang tak ternilai, khususnya bagi kamu yang bergairah ketika mengungkap suatu fakta tersembunyi. Namun, kamu harus mengetahui beberapa hal sebelum kamu ingin mendaftarkan diri sebagai bagian dari CIA.

1. Jadilah warga negara AS. Jelas harus jadi warga negara Amerika kalau mau bergabung dengan badan intelejen di sana.

2. Gaji yang fantastis menjadi alasan utama kenapa banyak yang rela mempertaruhkan dirinya berjuang menjadi agen CIA meskipun pekerjaannya terbilang riskan. Setiap tahun ada 15-20.000 lamaran sebagai agen yang masuk ke pihak CIA.

3. Para pelamar yang mendapat panggilan kerja dari CIA harus melewati berbulan-bulan cek keamanan termasuk latar belakang. Untuk berhasil dari pengecekan itu, para pelamar tidak diperkenankan pernah berhubungan dengan ‘musuh’ AS.

4. Jangan pernah menyembunyikan informasi apapun dari CIA. Karena CIA akan dengan mudah mengetahui apakah data yang kamu berikan palsu atau tidak.

5. Untuk urusan obat bius, para pelamar wajib jujur mengisi formulir tentang penggunaan narkoba.

6. Kalau pernah jatuh cinta dengan warga negara Rusia, CIA tidak mau ambil risiko untuk itu.

7. Para kandidat wajib mengikuti tes kebohongan polygraph. Tes ini dapat mengetahui apakah kamu berbohong atau tidak.

8. Menurut Ron Patrick, HR di CIA, seseorang yang ingin bekerja di CIA harus bisa mengontrol diri dari kebiasaan main media sosial. Kalau kamu punya Facebook atau Twitter, sebaiknya jangan terlalu sering membagikan sesuatu di media sosial tersebut.

9. Jangan pernah “LIKE” facebook CIA.

10. Jangan update status kalau kamu telah diwawancara CIA.

11. Jangan pernah mengatakan kalau kamu baru saja selesai diwawancara oleh CIA.

12. Jangan meminta bantuan saat sedang tes. Tahun 2013, ada seorang pria yang sudah lulus interview dan penyidik bertanya apakah pernah menggunakan media sosial selama proses seleksi, pria tersebut mengaku bahwa dirinya menggunakan LinkedIn untuk mencari cara agar lulus tes di Poligraf (pendeteksi kebohongan). Karena ini penerimaannya dibatalkan.

13. Jangan tag partner kerja di medsos. Jika kamu sudah diterima menjadi agen CIA, jangan sekali-kali mengenalkan atau bahkan melakukan tag teman rekan kerja kamu di media sosialmu.

14. Karena ada peraturan tidak tertulis yang berlaku di CIA sampai saat ini, kalau semua karyawan bekerja sendiri-sendiri. Itu berarti, besar kemungkinan kamu tidak tahu apa yang dikerjakan orang di meja sebelah.

15. Setelah resmi jadi agen CIA, jangan menghilang dari sosial mediamu. Kalau kamu biasa aktif dan selalu update di media sosial, maka lakukanlah hal tersebut setelah menjadi seorang agen. Tujuannya untuk menyamarkan keanggotaanmu di CIA. Karena ketika kamu tiba-tiba berhenti, itu akan menimbulkan kecurigaan dari orang lain.