YouTube Hadirkan Aplikasi Chatting

YouTube Hadirkan Aplikasi Chatting. Portal video terbesar di dunia ini baru saja meluncurkan salah satu terobosan barunya. Kalau selama ini orang-orang sudah sangat tergantung dengan aneka ragam sosial media (seperti facebook, twitter, instagram, dan sebagainya), tentu tidak terlepas dari fitur berkirim pesan seperti chat. Seakan tidak mau ketinggalan dari yang lainnya, YouTube pun menghadirkan fitur berkirim pesan ke sesama penggunanya ini.

Kebanyakan orang-orang yang mengakses YouTube tidak hanya untuk mencari hiburan, tapi juga informasi, sarana edukasi, bahkan ada yang menjadikan YouTube sebagai sumber penghasilan dengan membuat konten kreatif. Dengan tujuan mempermudah berbagi video, fitur ini akan membantu Youtube menahan trafik pengguna mereka di aplikasinya sendiri. Sebab, banyak tautan video Youtube dibagikan dengan berbagai platform berbeda, misal di Facebook ataupun Messenger.

Pengguna cukup menekan tombol berbagi atau ‘share’. Setelahnya, pilih kontak sebagai tujuan berbagi video ini. Jumlah orang yang bisa dimasukkan dalam percakapan bisa lebih dari satu orang. Fitur ini hanya berjalan untuk versi aplikasi mobile saja. Cara kerjanya pun cukup sederhana.

Untuk video yang dibagikan ke pengguna lain akan dikelompokkan secara terpisah pada tab baru yang muncul di aplikasi YouTube versi terbaru. Dengan begitu akan membuat pengguna lebih mudah untuk melihat video apa saja yang telah dibagikan kepada mereka.

Tentu ini akan membuat aplikasi YouTube menjadi lebih hidup, pasalnya pengguna tidak hanya bisa berbagi atau menerima video di dalam aplikasi, mereka kini juga dapat chatting mengenai video yang menarik untuk ditonton bersama-sama. Pengguna juga dapat mengundang pengguna lainnya untuk masuk ke dalam percakapan.

Fitur baru chatting YouTube ini bukan hanya bisa digunakan untuk mengirim pesan teks saja. Kamu juga bisa membagikan Emoji, love, dan link video Youtube yang bisa kamu putar langsung didalamnya.

Sebagai catatan, fitur baru ini hanya tersedia untuk aplikasi mobile YouTube saja, sehingga pengguna desktop belum bisa menikmatinya.

Sebenarnya, fitur ini sudah pernah diluncurkan beberapa waktu lalu. Awal tahun, Youtube menggulirkan fitur ini sebagai uji coba untuk pengguna di Kanada. Secara bergilir, Youtube memastikan fitur ini akan didistribusikan ke seluruh pengguna di dunia termasuk di Indonesia.